About

Assalamu alaikum Wr Wb,

Anda sering menunaikan salat Jumat, tetapi setelah selesai dan ditanya oleh teman,”Apa isi khutbahnya?”

Anda hanya menggeleng kepala dan tidak bisa menjawab. “Apa ya?. Aku tertidur tadi.”

Demikianlah, salat Jumat ditunaikan oleh sebagian kaum muslimin sekadar untuk menggugurkan kewajiban. Adapun materi khutbahnya menjadi nomor dua.

Hal ini tidak bisa semata disalahkan kepada jamaah. Para khatib juga perlu melakukan introspeksi. Barangkali khutbah yang disampaikan tidak sesuai dengan tingkat intelejensi jamaah, sehingga tidak menarik minat mereka. Akibatnya, mereka yang sudah lelah bekerja tertidur saat khatib menyampaikan khutbah.

Jamaah di mesjid perkantoran yang pastinya lebih berpendidikan tidak akan nyambung jika khutbahnya masih bercorak tradisional. Sebaliknya,  di kawasan industri yang jamaahnya terdiri dari buruh pabrik, khutbah Jumat juga perlu disesuaikan. Khutbah yang terlalu mengutamakan doktrin kaku tidak akan menarik hati jamaah.

Untuk itulah, blog ini mencoba menawarkan beberapa materi khutbah yang insya Allah bisa menjadikan referensi bagi para khatib. Mudah-mudahan khutbah ini bisa menjawab tantangan masyarakat. Jadi, aktualitas sangat penting di sini. Jika sudah lewat seminggu, apalagi sebulan, barangkali isi khutbah sudah tidak relevan lagi dengan situasi terkini.

Blog ini boleh dikutip oleh siapa saja yang ingin menyampaikannya pada salat Jumat dengan menyebutkan sumbernya. Sebaliknya, blog ini juga menerima materi khutbah Jumat dari para pembaca yang memang berprofesi sebagai khatib.

Saya sendiri pernah nyanti di Pondok Modern Darussalam Gontor, dan kuliah di IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Fakultas Ushuluddin. Sehari-hari saya kerap berkhutbah di mesjid kantor. Mudah-mudahan blog ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi saya.

Wassalam,

Sohibul Blog

Hery Azwan

One response to “About

  1. setuju pak, andakata aka yg bukan aktivis pondok atau santri, mungkin bisa belajar dari saran anda juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s